Supernova: Menjelaskan Rasa dengan Pendekatan Logika

Supernova adalah sebuah novel karya penulis dan juga penyanyi, Dewi Lestari Mangunsong yang lebih akrab disapa ‘Dee’. Novel berjudul “Supernova: Ksatria, Puteri, dan Bintang Jatuh” ini ditulis dengan 231 halaman. Ya, buku ini bisa dikatakan cukup tebal bahkan untuk ukuran sebuah novel. Diterbitkan pada tahun 2001, novel ini telah berhasil menarik minat baca para pecinta novel dan menjadi salah satu buku terlaris yang pernah terbit di Indonesia.

resensi novel supernova series

Sinopsis

Adalah kisah tentang dua orang pria bernama Dhimas dan Ruben, pasangan gay yang telah memadu kisah selama 10 tahun. Di tahun ke-10 mereka berjanji akan menulis sebuah novel yang menggabungkan antara rumitnya sains dan manisnya romansa. Akhirnya mereka membuat sebuah cerita dengan tiga karakter utama masing-masing benama Ferre, Rana, dan Arwin.

Ferre adalah pengusaha sukses dan kaya raya, ia selalu disibukan oleh pekerjaan kantornya hingga tidak sempat mengurusi urusan percintaan. Meski telah menjadi idola para kaum hawa karena ketampanan dan kekayaannya, percintaan Ferre sang ‘Robot’, tetaplah hampa. Sampai ia bertemu dengan seorang putri yang tanpa ia sadari telah ia nanti selama ini.

Namanya Rana, seorang jurnalis yang sudah memiliki suami bernama Arwin. Arwin adalah sosok pria dari keturunan bangsawan yang memiliki hati lembut dan cinta yang begitu besar pada istrinya Rana. Sayangnya sifat Arwin itu membuatnya menjadi membosankan bagi Rana. Rana yang tidak merasa terpuaskan oleh Arwin seperti mendapat angin segar ketika bertemu Ferre yang tampan, kaya, single dan pastinya memiliki perasaan yang sama dengan Rana.

Pertemuan demi pertemuan, obrolan demi obrolan. Akhirnya Ferre dan Rana terlibat cinta yang begitu dalam meski terlarang. Awalnya Arwin tidak curiga sama sekali meski Rana mulai menunjukan gelagat yang berbeda sejak ia bertemu dengan Ferre. Arwin mengetahui perselingkuhan istrinya dengan Ferre dari kawannya. Meski begitu Arwin tidak sama sekali terbakar cemburu, malah ia mencoba sabar dan tetap mencintai Rana.

Rana yang kebingungan karena harus memilih antara cinta membaranya atau pernikahannya bersama pria sempurna disarankan oleh seorang kawan untuk berkonsultasi pada seseorang di internet bernama ‘Supernova’. Karena kebingungan ini pula Rana yang sejak kecil punya lemah jantung jatuh sakit.

Ketika sedang terbaring di RS, Ferre menjenguk Rana. Mereka berbincang hingga akhirnya Rana memutuskan untuk meninggalkan Arwin demi Ferre. Arwin yang sudah tahu tentang ini semua, alih-alih naik pitam malah membebaskan Rana untuk memilih yang menurutnya lebih baik. Apapun pilihannya Arwin berjanji akan tetap mencintai Rana. Akhirnya hati Rana lebur dalam cinta Arwin dan urung meninggalkannya demi Ferre.

Ferre yang kecewa atas jawaban Rana menjadi murung dan depresi hingga memutuskan untuk bunuh diri. Untungnya diselamatkan oleh Diva (konsultan Rana di internet) dan akhirnya mereka bisa berbahagia.

Kisah Cinta Ilmiah

Di novel ini Dewi Lestari mencoba untuk menyajikan sudut pandang baru dari cinta, sesuatu yang sudah banyak orang dengar tapi tidak pernah benar-benar memahaminya. Cinta yang dipaparkan begitu sederhana tapi di waktu yang sama juga sangat rumit. Bahwa manusia bisa benar-benar jujur dan juga jahat ketika dihadapkan pada cinta yang begitu besar.

Novel dengan 231 halaman ini menceritakan cinta dengan diksi yang menarik. Memaparkan sesuatu yang abstrak seperti cinta dari sudut pandang sains yang ilmiah, mencoba untuk menjelaskan perasaan manusia dengan pendekatan yang logis. Bagi kamu yang tidak begitu mengenal sains mungkin akan sedikit kebingungan, tapi jangan takut karena ada footnote yang akan membantu kamu untuk memahaminya.